Penyakit Diabetes

Penyakit diabetes menjadi penyebab kematian ke-3 terbesar di Indonesia. Hal ini dikemukan oleh Menteri Kesehatan, Endang Rahayu Sedyaningsih pada saat membuka Temu Nasional Strategi Kemitraan Pengendalian Penyakit Tidak Menular dalam Penguatan Sistem Kesehatan pada Era Desentralisasi, di Jakarta, Kamis 18 Agustus 2011, bahwa penyebab kematian tertinggi adalah : Stroke, Hipertensi, Diabetes (kencing manis), kanker dan Penyakit Paru Obstruktif Kronis (PPOK).

Penyakit Diabetes Mellitus terjadi diawali dari adanya kerusakan pankreas dikarenakan banyak faktor. Pankreas menghasilkan insulin yang berfungsi untuk memecah gula daah (glukosa) di dalam tubuh kita. Jadi insulin bertanggung jawab dalam mempertahankan kadar gula darah agar selalu normal.

Insulin memasukkan gula ke dalam sel sehingga bisa menghasilkan energi atau disimpan sebagai cadangan energi. Bila pankreas dalam kondisi sehat maka insulin yang dihasilkan cukup untuk memecah gula darah.

Akan tetapi, bila pankreas tidak normal/sakit maka jumlah insulin yang dihasilkan tidak cukup untuk memecah gula darah tersebut sehinga jumlah gula darah dalam tubuh meningkat.

Kadar gula darah (glukosa) yang melebihi nilai normal itulah yang disebut dengan penyakit diabetes mellitus.

Posted in Diabetes Melitus | Tagged , , , , , , , , , , | Leave a comment

Penyakit Diabetes Atau Kencing Manis

Penyakit Diabetes Atau Kencing Manis – Tentu anda sudah tidak asing dengan penyakit diabetes atau kencing manis karena penyakit ini memang banyak dialami masyarakat di Indonesia baik orang tua maupun orang-orang yang masih berusia sangat muda di bawah 20 tahun, untuk itu saya akan membahas tentang penyakit diabetes atau kencing manis dan juga beberapa obat diabetes yang bisa di gunakan untuk menurunkan kadar gula darah yang tinggi pada penderita diabetes. Penyakit diabetes atau kencing manis terbagi menjadi dua tipe yaitu diabetes kering dan diabetes basah dan biasanya penyakit diabetes di usia muda lebih cenderung pada diabetes kering atau diabetes tipe pertama, jangan biarkan penyakit ini merusak masa depan anda karena penyakit ini bisa mengganggu segala aktivitas yang anda lakukan setiap hari bahkan banyak penderita diabetes yang harus menghabiskan waktunya untuk bolak balik ke rumah sakit dalam menjalankan pengobatan. Tentu anda tidak ingin mengalami hal seperti itu untuk di itu lebih baik mencegah penyakit ini sebelum anda mengobatinya, informasi beberapa obat diabetes dan cara mencegah penyakit diabetes di usia muda akan saya berikan untuk anda agar anda bisa mengobati penyakit ini dan bagi yang belum terkena penyakit diabetes anda bisa mencegah penyakit ini.

Saat ini pencegahan penyakit diabetes atau kencing manis memang sangat penting di lakukan oleh semua orang bahkan bukan hanya untuk masyarakat yang ada di Indonesia tetapi untuk penduduk di seluruh dunia karena penyakit diabetes atau kencing manis sudah menyebar ke seluruh dunia dan negara Indonesia mempunyai peringkat ke lima dengan jumlah pasien diabetes paling banyak di seluruh dunia. Cara menurunkan gula darah tinggi bisa dilakukan dengan bantuan beberapa obat diabetes yang alami yang berasal dari sebuah tanaman herbal yang ada di sekitar lingkungan masyarakat, saat ini banyak sekali macam-macam tanaman herbal yang di temukan yang bisa menyembuhkan sakit gula darah, meskipun sudah banyak tanaman herbal yang bisa menyembuhkan penyakit diabetes atau kencing manis tetapi tetap saja anda jangan sampai mengalami penyakit tersebut karena tentunya hal ini bisa menyita waktu anda dan juga anda harus mengeluarkan biaya pengobatan untuk menyembuhkan penyakit tersebut.

Penyakit Diabetes Atau Kencing Manis

Penyakit Diabetes Atau Kencing Manis

Cara Menurunkan Kadar Gula Darah Pada Penderita Penyakit Diabetes Atau Kencing Manis :

  • Ramuan Herbal Pertama Daun Sirsak

Tanaman buah sirsak memang mempunyai banyak manfaat untuk kehidupan masyarakat selain buahnya yang bisa di makan ternyata daun sirsak juga bisa di gunakan untuk mengobati sakit gula darah yang ada di kalangan masyarakat Indonesia. Sudah banyak orang yang mencoba pengobatan dengan daun sirsak untuk mengatasi penyakit diabetes atau kencing manis karena daun sirsak bisa membantu untuk menurunkan kadar gula darah pada penderita diabetes, caranya siapkan daun sirsak sebanyak tujuh lembar kemudian cuci daun sirsak sebelum di olah menjadi ramuan herbal untuk obat diabetes, setelah daun sirsak bersih anda rebus dengan air sebanyak tiga gelas lalu biarkan sampai airnya menjadi satu gelas, saring dan minum saat sudah dingin. Ramuan herbal daun sirsak bisa di minum sebanyak tiga kali dalam sehari secara rutin untuk mengatasi penyakit diabetes atau kencing manis yang saat ini anda alami.

  • Ramuan Herbal Kedua Tanaman Mengkudu

Nah, untuk menurunkan kadar gula darah yang tinggi anda bisa gunakan tanaman alami mengkudu sebagai obat diabetes yang cukup ampuh meskipun mempunyai rasa yang pahit. Mengkudu bisa mengobati sakit gula darah secara efektif dan alami bagi anda yang mengalami penyakit tersebut, tanaman mengkudu banyak tumbuh di lingkungan masyarakat saat ini jadi tidak susah untuk mendapatkan tanaman tersebut. Cara membuat ramuan herbal diabetes dengan buah mengkudu pertama anda ambil dua buah mengkudu yang sudah matang kemudian cuci terlebih dulu mengkudu tersebut sampai bersih lalu di parut, mengkudu yang sudah di parut bisa di peras dan di saring airnya lalu tambahkan satu sendok madu murni untuk mengurangi rasa pahit yang di miliki mengkudu, minum ramuan alami tersebut dua kali sehari secara rutin untuk mendapatkan khasiat yang luar biasa dari sebuah tanaman mengkudu.

  • Ramuan Herbal Ketiga Kulit Manggis

Selain mengkudu dan daun sirsak tanaman lainnya yang bisa membantu anda untuk menurunkan kadar gula darah adalah kulit manggis, pengobatan penyakit diabetes atau kencing manis dengan kulit manggis saat ini sedang banyak dilakukan di masyarakat sekitar kita, kulit manggis memang mempunyai khasiat yang cukup baik dalam menyembuhkan para pasien diabetes, selain praktis pengobatan diabetes dengan kulit manggis sangat menghemat biaya karena buah manggis harganya masih terjangkau di kalangan masyarakat sekitar. Pertama-tama siapkan kulit manggis secukupnya yang sudah di pisahkan dari buahnya kemudian cuci kulit manggis tersebut sampai bersih lalu di rebus dengan 3 gelas air bersih dan diamkan hingga airnya menjadi satu gelas, angkat dan saring airnya lalu di minum saat masih hangat.

Posted in Penyakit Diabetes | Tagged , , , , | Leave a comment

Penyakit Diabetes Di Usia Muda

Penyakit Diabetes Di Usia Muda – Sebuah Penyakit diabetes di usia muda memang sangat disayangkan karena penyakit ini seharusnya terjadi pada orang-orang yang sudah tua atau orang-orang yang berusia 45 tahun keatas, saya akan membahas penyakit diabetes di usia muda dan beberapa cara yang bisa membantu mengatasi penyakit diabetes di usia muda. Penyakit diabetes atau sakit gula darah adalah penyakit dimana kadar glukosa didalam tubuh meningkat jauh lebih tinggi dari yang seharusnya hal ini terjadi akibat beberapa orang yang sering mengkomsumsi makanan berlemak yang tidak sehat, makanan memang menjadi salah satu penyebab penyakit diabetes di usia muda karena anak muda jaman sekarang lebih menyukai makanan siap saji dan berbagai jenis makanan atau minuman yang manis dan berlemak tinggi. Kadar gula darah normal biasanya dibawah dari 120-140 mg/dL saat makan setelah 2 jam, tetapi bila kadar gula darah anda melebihi angkat tersebut setelah anda makan 2 jam maka bisa di katakan anda mengalami sakit gula darah atau kadar gula darah yang tinggi, seseorang yang menderita sakit gula darah biasanya akan mengalami beberapa gejala atau ciri-ciri tertentu yang bisa timbul dan bisa mengganggu kesehatan tubuh orang tersebut.

Banyak pengobatan penyakit diabetes di usia muda maupun untuk orang-orang yang berusia lanjut tetapi terkadang pengobatan yang tidak tepat tidak akan efektif dalam menyembuhkan penyakit diabetes, meskipun sudah banyak obat diabetes yang banyak ditemukan di berbagai toko obat tetapi jika anda tetap menjalankan pola hidup yang tidak sehat maka obat diabetes tersebut tidak akan ampuh dalam mengobati penyakit tersebut. Orang-orang yang masih berumur muda tetapi sudah terkena penyakit diabetes biasanya mereka mempunyai masalah dengan berat badannya atau dikatakan mempunyai tubuh gemuk karena obesitas memang menjadi penyebab diabetes yang paling utama selain faktor keturunan, jadi bila anda ingin mengatasi penyakit diabetes di usia muda anda bisa melakukan diet sehat untuk menurunkan berat badan dan juga sebagai cara yang tepat dalam mengobati penyakit diabetes, berat badan yang turun secara otomatis juga bisa mengurangi kadar gula darah yang tinggi bahkan para dokter menganjurkan orang-orang yang menderita penyakit diabetes untuk melakukan diet yang sehat jika ingin menyembuhkan penyakit tersebut.

Penyakit diabetes terbagi menjadi dua tipe yaitu diabetes kering dan diabetes basah dan biasanya penyakit diabetes di usia muda lebih cenderung pada diabetes kering atau diabetes tipe pertama, jangan biarkan penyakit ini merusak masa depan anda karena penyakit ini bisa mengganggu segala aktivitas yang anda lakukan setiap hari bahkan banyak penderita diabetes yang harus menghabiskan waktunya untuk bolak balik ke rumah sakit dalam menjalankan pengobatan. Tentu anda tidak ingin mengalami hal seperti itu untuk di itu lebih baik mencegah penyakit ini sebelum anda mengobatinya, informasi beberapa obat diabetes dan cara mencegah penyakit diabetes di usia muda akan saya berikan untuk anda agar anda bisa mengobati penyakit ini dan bagi yang belum terkena penyakit diabetes anda bisa mencegah penyakit ini.

Penyakit Diabetes Di Usia Muda

Penyakit Diabetes Di Usia Muda

Cara Mengobati Penyakit Diabetes Di Usia Muda :

  • Lakukan Diet Sehat

Untuk anda yang terkena penyakit diabetes di usia muda anda bisa mulai pengobatan dengan melakukan diet sehat yang rutin agar kadar gula darah bisa cepat turun dan anda bisa mengatasi penyakit tersebut. Diet yang sehat perlu di perhatikan jumlah asupan nutrisi dan gizi yang di komsumsi setiap harinya karena meskipun makan sedikit tetapi dengan asupan yang cukup maka anda tidak akan merasa lapar atau sakit saat melakukan diet, makanan diabetes yang perlu di komsusmi saat diet sehat adalah beras merah, kacang-kacangan, gandum, sayuran bayam, kentang putih, daging rendah lemak, dada ayam, ubi jalar, brokoli, tomat, buncit, dan buah-buahan seperti apel, anggur, jeruk, pisang, pepaya, buah naga, pir, dan stroberi. Ana harus menghindari makanan yang banyak mengandung manis dan lemak, usahakan untuk komsumsi makanan yang di masak sendiri di rumah karena masakan sendiri jauh lebih sehat dan terjaga kebersihannya.

  • Olahraga

Diet sehat yang baik harus bersamaan dengan olahraga yang rutin karena olahraga yang rutin bisa membantu membakar lemak yang ada di dalam tubuh sehingga anda bisa menurunkan berat badan secara bertahap dan aman, anda juga harus memperbanyak minum air putih karena air putih sangat bagus untuk kesehatan dan bisa membantu melancarkan pencernaan.

  • Obat Gula Darah

Komsumsi obat alami diabetes agar proses penyembuhan bisa berjalan dengan cepat , obat gula darah alami bisa anda buat sendiri dengan kulit manggis, lidah buaya, pare, daun sirsak, kayu manis, beras hitam atau mengkudu.

Cara Mencegah Penyakit Diabetes Di Usia Muda

  1. Komsumsi makanan yang sehat dan bergizi.
  2. Hindari minuman alkohol dan merokok.
  3. Batasi asupan garam yang masuk ke tubuh.
  4. Hindari pemanis buatan.
  5. Olahraga yang teratur.
  6. Hindari stres yang terus-menerus.
  7. Istirahat yang cukup.
  8. Hindari makanan siap saji.
  9. Dan minum suplemen untuk menjaga daya tahan tubuh agar tidak mudah sakit.

 

Posted in Penyakit Diabetes | Tagged , , , , | Leave a comment

Mencegah Penyakit Diabetes

Mencegah Penyakit Diabetes – Penyakit diabetes atau penyakit gula adalah salah satu penyakit yang umumnya menyerang tubuh manusia, penyebab dari penyakit ini adalah faktor keturunan serta dapat juga dikarenakan pola hidup yang tidak sehat dan tidak seimbang sehingga ada berbagai jenis penyakit yang masuk ke dalam tubuh dan salah satunya penyakit diabetes.

Mencegah Penyakit Diabetes

Mencegah Penyakit Diabetes

Mencegah Penyakit Diabetes

Berikut ada  cara mencegah penyakit diabetes, antara lain :

Perubahan Gaya Hidup

Dapatkah perubahan gaya hidup seperti dengan menurunkan berat badan dan olahraga dapat mencegah penyakit diabetes pada orang yang beresiko memiliki penyakit diabetes? Jawabannya adalah Ya, karena ada beberapa penelitian yang mengkonfirmasi pentingnya mengurangi berat badan, meningkatkan aktivitas fisik dan melakukan diet sehat dalam mengurangi atau dapat memperlambat progresi prediabetes menjadi penyakit diabetes. Beberapa dari pasien yang menderita penyakit diabetes bahkan tidak lagi mengkonsumsi obat diabetes setelah mengalamai penurunan berat badan secara signifikan.  Namun bukan berarti penderita tersebut sembuh, namun statusnya berubah menjadi diabetes yang dikontrol dengan diet-diet control diabetes. Resiko penyakit diabetes mellitus tipe 2 dapat meningkat dengan seiring meningkatnya berat badan. Insiden Diebetes mellitus tipe 2 paling tinggi pada orang yang mengalami kegemukan pada tubuh bagian atas terutama pada bagian perut. Namun disisi lain, beberapa penelitian juga telah menunjukkan bahwa dengan asosiasi aktifitas fisik yang tinggi dan rendahnya Diabetes mellitus tipe 2. Berikut ini ada beberapa hasil penelitian yang menarik mengenai perubahan gaya hidup untuk dapat mengurangi resiko diabetes. The Diabetes Prevention Program Research Group Menemukan bahwa setelah 3 tahun memfollow-up, penurunan berat badan dan sebesar 6.8 kg sudah terbukti dapat mengurangi resiko terjadinya diabetes. Pada studi ini, diet sehat dan olahraga yang berhasil mengurangi berat badan sebesar 5-7%  pada orang-orang yang memiliki kelebihan berat badan dengan status prediabetes ternyata dapat mengurangi resiko terjadinya diabetes sampai 58%. Para peserta studi ini berolahraga dengan intensitas sedang, biasanya berjalan selama 30 menit per hari selama 5 hari per minggu, dan disertai dengan pengurangan asupan lemak dan kalori. The Finish Diabetes Prevention Studi Menemukan bahwa dengan penurunan berat badan sebanyak 3.6 kg diasosiasikan dengan penurunan resiko diabetes secara signifikan. Korelasi yang kuat ditemukan antara diabetes dan penurunan berat badan (5% dari berat badan awal), pengurangan asupan lemak (dengan gol <30% kalori), peningkatan asupan makanan berserat (gol >15 gram setiap 1000 kalori) dan melakukan olahraga (gol > 150 menit per minggu). Pada studi yang meliputi sekitar 42.000 pria sehat, ditemukan bahwa mereka yang makan makanan yang banyak mengandung sayuran, buah, ikan, unggas, dan gandum memiliki resiko lebih rendah untuk dapat menderita penyakit diabetes dibandingkan dengan mereka yang makan lebih banyak daging yang diproses atau daging merah, makanan berlemak, makana n yang manis dan desserts (makanan penutup). Hal yang sama juga di temukan pada 69.554 wanita yang berusia 38-63 tahun ditemukan lebi banyak diabetes pada mereka yang makan lebih banyak daging merah, makanan manis, desserts, kentang goreng, di bandingkan dengan mereka yang mengkonsumsi makanan seperti sayuran, ikan dan gandum.

Tips Untuk Mencegah Penyakit Diabetes

Bagi penderita penyakit prediabetes, baiknya tetapkan goal yang realistis :

  • Turunkan berat badan sebanyak 5-10% dari berat badan yang sekarang.
  • Mulailah melakukan olahraga selama 30 menit sehari, 5 hari seminggu.

Obat Penyakit Diabetes

Meskipun sudah beberapa penelitian menunjukkan bahwa penggunaan beberapa macam obat dapat memperlambat progresi dari prediabetes ke diabetes, penggunaan obat masih belum disarankan sebagai sarana untuk pencegahan. Manfaat terbesar masih dicapai oleh penurunan berat badan dan aktifitas fisik. Hal tersebut menunjukkan bahwa perubahan gaya hidup harus menjadi pilihan utama dalam upaya pencegahan penyakit diabetes. Namun meskipun demikian, ada beberapa penelitian besar yang menunjukkan jika pengobatan dapat memberikan manfaat juga pada situasi tertentu. Pada penelitian yang di lakukan oleh Diabetes Prevention Program, Metformin menunda terjadinya progresi ke Diabetes Mellitus tipe 2 selama 3 tahun di bandingkan dengan penundaan selama 11 tahun pada grup yanhg melakukan diet dan olahraga. Metformin juga dapat mengurangi insiden terjadinya DM tipe 2 sebanyak 8% (Dibandingkan 20% pada grup yang melakukan perubahan gaya hidup saja). Dengan demikian, meskipun benar metformin dapat mengurangi resiko diabetes, namun bila  ditelaah secara keseluruhan, efektivitas dan biaya ini masih kurang bila di bandingkan dengan perubahan gaya hidup. Disamping itu, metforminjuga hampir tidak efektivitasnya pada orang tua yang sudah masuk pada usia >60 tahun atau yang tidak kelebihan berat badan (BMI<30). Pada populasi yang lebih muda (usia 24-44 tahun). Namun sekali lagi, anda mau pilih makan obat atau olahraga dan diet sehat/

Mengobati Penyakit Diabetes

Perlu yang anda ketahui bahwa penyakit diabetes tidak dapat sembuh! Ini merupakan kenyataan yang harus di terima oleh penderita penyakit diabetes dan keluarganya. Yang ada hanya konvensi diabetes menjadi, misalnya seperti diabetes yang terkontrol oleh melakukan diet saja. Di masa yang akan mendatang, ketika dunia pengetahuan mengenal sel punca (stem cell) semakin berkembang, mungkin saja sel di pankreas bisa dikembangkan dan kembali memproduksi insulin. Maka dari itu, sebaiknya anda jangan terbujuk oleh iklan-iklan yang mengatakan bahwa diabetes dapat disembuhkan dengan hanya tiga kali pemeriksaan.

Posted in Penyakit Diabetes | Tagged , , , , | Leave a comment

Komplikasi Penyakit Diabetes

Komplikasi Penyakit Diabetes – Banyak pasien yang mengeluhkan bahwa gula darahnya bagus, dan merasa sehat-sehat saja. Tapi kenapa saya masih harus minum obat dan mneyuntikan insulin? Ini merupakan diskusi yang sering terjadi antara pasien dan penderita penyakit diabetes dan dokternya. Tujuan utama untuk mengontrol kadar gula darah adalah untuk mencegah komplikasi diabetes.

Komplikasi Penyakit Diabetes

Komplikasi Penyakit Diabetes

Penyakit Diabetes

Pada tahun-tahun pertama, diabetes tidak akan menunjukkan gejala apapun etrkecuali hanya menunjukkan kadar gula yang sangat tinggi. Pada saat kadar gula sangat tinggi ini terjadi, maka pasien bisa mengalami buang air kecil terus-menerus, haus dan merasa tidak sehat. Namun pasien yang memiliki gejala diabetes ini tidak banyak. Maka sebab inilah yang menyebabkan kita menyebut penyakut diabetes sebagai ‘ Silent Killer’.

Sebagai Silent Killer, insulin dapat membunuh melalui banyak cara terutama dengan merusak berbagai organ. Kontrol gula darah yang ketat dapat mencegah atau memperlambat komplikasi yang akan melibatkan pembuluh darah yang lebih besar (makrovaskular) seperti penyakit jantung, penyakit stroke atau gangguan sirkulasi darah perifer (misal di kaki). Namun sayangnya, komplikasi penyakit diabetes terhadap organ yang disuplai oleh pembuluh darah kecil 9microvaskular), seperti mata, saraf dan ginjal akan  tetap sama. Oleh karena itu, sangatlah penting bagi penderita penyakit diabetes untuk selalu dipantau kemungkinan terkenanya komplikasi ini, agar intervensi bisa di lakukan untuk mencegah kerusakan yang fatal.

Komplikasi Penyakit Diabetes

Mata (diabetic retinopathy)

Setiap penderita penyakit diabetes harus diperiksa oleh dokter mata setahun sekali untuk melihat perkembangan dari komplikasi ini. Begi penderita penyakit Diabetes Mellitus tipe 2, pemeriksaan mata harus di lakukan segera setelah di diagnosis. Alasannya adalah karena penderita tidak tahu kapan sang pasien mulai menderita diabetes, karena timbulnya sering tanpa gejala. Dokter mata akan sanagt perlu memberikan obat tetes mata yang akan melebarkan pupil mata, sehingga ia akan dapat memeriksakan pembuluh darah retina (yang terletak di bagian belakang mata) dengan menggunakan alat opthalmoskop. Bila ditemukan ke lainnya, maka tindakan yang dapat di lakukamn adalah penyinaran atau fotokoagulasi untuk mencegah kebutaan.

Ginjal (diabetic nephropathy)

Setiap penderita penyakit diabetes harus diperiksa urinenya untuk kadar protein atau mikro-albumin, biasanya sekitar 6 bulan sampai 12 bulan sekali. Pada ginjal yang normal, maka protein segarusnya dapat difilter dengan baik oleh ginjal, karena molekul protein  ini besar. Bila ditemukan sedikit protein (mikro-albumin) pada pemeriksaan urine, maka ini tandanya ginjal anda mulai rusak. Bila tidak di kontrol, bocornya ginjal ini akan mempercepat gagal ginjal, dan akan berakibat pasien harus menggunakan mesin cuci darah. Berdasarkan penelitian, penggunaan obat golongan angiotensin converting blocker (ARBs) yang umum digunakan sebagai obat darah tinggi, dapat mencegah dan mengurangi perkembangan dari bocornya protein ini. Oleh sebab itu, setiap pasien yang ada darah tinggi atau terdeteksi adanya protein di urine, harus meminum obat golongan ini

Saraf  (diabetic neuropathy)

Seperti pada kasus-kasus sebelumnya, penderita penyakit diabetes akan menderita kerusakan sarf tepi, terutama saraf yang bertanggung jawab untuk menerima sensor dari luar (Sensoris). Pada keadaan yang parah, pasien tidak lagi dapat merasakan rangsangan dari luar, sehingga mereka akan mudah menderita luka kronis. Daerah tubuh yang rawan akan luka kronis ini adalah daerah yang sering kali luput dari perhatian, seperti kaki ( karena terbungkus oleh sepatu ).

Penderita penyakit diabetes juga dapat merasakan sakit yang konstan pada daerah-daerah tangan atau kaki. Hal tersebut disebabkan karena saraf yang rusak menjadi tidak stabil ketika menerima rangsangan, baik itu dari otak ataupun dari luar. Jadi, jika ada penderita penyakit diabetes ini mengeluhkan rasa nyeri, rasa seperti disetrum listrik, ngilu, dan sebagainya, ini merupakan tanda dari neuropathy. Beberapa obat mungkin dapat membantu mengurangi rasa sakit akibat neuropathy, misanya gabapetin.

Komplikasi Penyakit Jantung Pembuluh Darah Besar

Penyakit Jantung

Di dalam dunia kedoteran dikenal dengan coronary disease equivalent, atau lebih dikenal dengan resiko yang sama bahayanya dengan penyakit kantung koroner. Diabetes adalah salah satunya, ketika mobil saya rusak dan harus turun mesin, biaya dan keadaannya tidak seperti hal terparah yang bisa terjadi pada sebuah mobil. Tidak hanya onngkosnya yang mahal, namun mobil juga tidak dapat berjalan sebagaimana fungsinya. Karena menyandang status ini, penderita penyakit diabetes akan mengalami perlakuan yang lebih istimewa di bandingkan dengan orang lain

  • Kadar kolesterol :kadar LDL harus di bawah 100mg/dL.
  • Tekanan darah tinggi : tekanan darah harus di bawah 140/90 dan obat yang diberikan harus meliputi ACE-i dan/ atau ARBs.

Di Amerika, nyeri dada merupakan salah satu penyebab tersering orang datang ke instalasi gawat darurat . Sebagai dokter, ketika menangani pasien diabetes dengan nyeri dada tidak spesifik maka dokter akan cenderung beramsumsi hal terburuk karena sering kali pasien tidak mengalami gejala khas serangan jantung konorer akibat neuropati yang diderita. Jadi kesimpulannya penyakit diabetes harus memiliki kontrol kolesterol dan tekanan darah yang optimal.

Posted in Penyakit Diabetes | Tagged , , , , , | Leave a comment

Penyakit Diabetes Kering

Penyakit Diabetes Kering – Dalam artikel yang selanjutnya saya akan mengutip tentang penyakit diabetes kering dan basah yang saat ini banyak di alami oleh penduduk di Indonesia dan beberapa cara untuk mencegah penyakit diabetes kering dan basah yang bisa anda lakukan. Penyakit diabetes merupakan jenis penyakit yang di sebabkan karena faktor pola makan yang tidak sehat atau buruk dan hal ini sangat banyak dilakukan oleh masyarakat saat ini, penyakit diabetes kering dan basah mempunyai gejala atau tanda-tanda yang hampir sama dan penyakit ini sangat berbahaya bagi kesehatan tubuh seseorang, jangan pernah menganggap remeh penyakit diabetes karena penyakit ini mempunyai risiko yang tinggi terhadap serangan stoke dan jantung.

Penduduk di Indonesia banyak yang menderita diabetes dan banyak yang akhirnya meninggal dengan penyakit tersebut, penyakit ini bisa terjadi kepada siapapun yang tidak pernah menjalankan pola hidup sehat, untuk anda yang orang tuanya menderita diabetes sebaiknya anda waspada dan berhati-hati karena penyakit tersebut bisa menurun kepada anda, dan meskipun kedua orang tua anda tidak mempunyai riwayat penyakit diabetes anda tetap saja harus melakukan pencegahan sejak dini karena hal tersebut bisa berguna untuk hari tua anda. Penyakit diabetes tipe pertama dimana penderita tidak bisa memproduksi insulin dan penderita harus di suntik insulin banyak di alami oleh orang-orang yang masih berusia muda dan lebih di kenal dengan penyakit diabetes kering sedangkan tipe kedua penderitanya masih bisa memproduksi insulin tetapi penderitanya sangat berisiko tinggi terhadap serangan stroke dan banyak dialami oleh orang-orang yang sudah lanjut usia dan lebih dikenal dengan penyakit diabetes basah. Saat ini memang banyak berbagai pengobatan yang menggunakan tanaman herbal dan banyak penderita diabetes yang menggunakan cara alami untuk mengatasi penyakit tersebut, tetapi meskipun saat ini sudah banyak obat yang bisa mengobati penyakit diabetes kering dan basah tetap saja tidak ada yang ingin mengalami penyakit tersebut.

Untuk seseorang yang masih berusia muda tentu ingin melakukan berbagai kegiatan yang di suka tetapi bila di usia yang masih muda anda mengalami penyakit diabetes hal tersebut akan mengganggu masa muda anda, jangan biarkan penyakit ini terjadi pada diri anda jadi lakukanlah pencegahan agar anda tidak pernah terkena penyakit diabetes kering maupun diabetes basah, dan untuk anda yang saat ini mempunyai masalah kelebihan berat badan sebaiknya anda mulai mencari cara untuk menurunkan berat badan dan mendapatkan berat badan yang ideal, karena orang yang mempunyai kelebihan berat badan sangat berisiko tinggi terkena penyakit diabetes.

Penyakit Diabetes Kering Dan Basah

Penyakit Diabetes Kering Dan Basah

Gejala Penyakit Diabetes Kering Dan Basah Adalah Sebagai Berikut :

  • Mengalami Mati Rasa

Pada awalnya penderita penyakit diabetes kering dan basah akan mengalami mati rasa di sebagian tubuhnya terutama pada bagian kaki, tangan dan jari-jarinya. Penderita diabetes mempunyai kadar gula darah yang sangat tinggi dan hal tersebut menyebabkan kerusakan pada serabut saraf yang akhirnya menjadi mati rasa pada bagian tubuh seperti mengalami kesemutan.

  • Mengalami Penurunan Berat Badan

Untuk penyakit diabetes kering biasanya penderita akan mengalami penurunan berat badan yang cukup drastis atau cepat, bila sebelumnya penderita mempunyai tubuh gemuk maka dia akan menjadi kurus kering bila menderita diabetes kering.

  • Gangguan Penglihatan

Gangguan seperti penglihatan akan terjadi pada penderita penyakit diabetes hal ini terjadi akibat naiknya kadar gula darah yang menyebabkan tersumbatnya cairan yang akan masuk ke daerah mata sehingga pandangan mata sering menjadi tidak jelas atau kabur. Tetapi bila kadar gula darah penderita diabetes normal kembali maka pandangan mata juga akan kembali seperti biasa.

  • Mengalami Kelelahan Dan Cepat Emosi

Gejala yang lain adalah masalah kelelahan biasanya penderita akan cepat merasa lelah dan menjadi mudah emosi hal ini di sebabkan karena penderita diabetes mengalami gangguan pada saat tidur di malam hari sehingga tidurnya menjadi kurang dan tidak berkualitas, penderita diabetes akan sering buang air kecil pada malam hari.

  • Pemulihan Luka Lama

Pada penyakit diabetes basah bila penderita mengalami luka di bagian tubuhnya maka luka tersebut akan susah untuk sembuh dan kering, hal ini bisa membuat luka menjadi sebuah borok dan bisa menyebar ke bagian lain, makanya banyak penderita diabetes basah yang harus di amputasi untuk menghilangkan borok tersebut agar tidak menyebar kemana-mana.

Cara Mencegah Penyakit Diabetes Kering Dan Basah Di Usia Muda :

  • Perbanyak mengkomsumsi makanan seperti biji-bijian.
  • Sering melakukan gerak atau olahraga dengan rutin.
  • Sering makan sayuran yang bergizi.
  • Hindari makanan yang berlemak tinggi.
  • Hindari makanan dan minuman yang menggunakan pemanis buatan.
  • Hindari stres yang berkepanjangan.
  • Ganti beras putih anda dengan beras merah yang rendah gula.
  • Hindari mengkomsumsi alkohol dan minuman yang bersoda.
  • Hindari untuk merokok. Jaga berat badan agar tetap ideal.
  • Lakukan cek gula darah minimal 3 bulan sekali.

Nah, saya sudah menjelaskan tentang penyakit diabetes kering dan basah serta gejala dan pencegahan diabetes sejak dini. Semoga informasi yang saya berikan bisa menjadi manfaat untuk diri anda semua, jangan lupa untuk selalu melakukan pola hidup yang sehat demi masa depan anda nantinya.

Posted in Penyakit Diabetes | Tagged , , , , | Leave a comment

Penyakit Diabetes Parah

Penyakit Diabetes Parah – Saat ini banyak sekali macam-macam penyakit yang dialami oleh masyarakat di Indonesia dan penyakit yang paling banyak di derita adalah penyakit diabetes parah, penyakit diabetes merupakan penyakit yang banyak diderita oleh masyarakat Indonesia bahkan penyakit ini selalu meningkat tinggi dalam setiap tahunnya, diperkirakan bahwa pada tahun 2030 sekitar hampir 12 juta jiwa penduduk di Indonesia menderita penyakit diabetes parah sungguh angkat yang sangat fantastis dan sangat mengerikan. Generasi muda saat ini banyak yang tidak peka dan tidak peduli terhadap bahaya dari sebuah penyakit diabetes dan karena hal tersebut wajar saja bila penderita diabetes selalu meningkat setiap tahunnya, seharusnya generasi muda saat ini lebih menyadari akan bahaya dari berbagai penyakit yang timbul karena pola hidup sehari-hari yang dijalankan.

Seperti yang anda ketahui bahwa anak muda jaman sekarang banyak yang tidak menjalankan pola hidup dengan benar dan sehat dan sudah tidak asing lagi bahwa banyak anak muda yang sering mengkomsumsi makanan tidak sehat dan minum-minuman beralkohol atau bersoda, pola hidup seperti itu sangat tidak baik untuk kesehatan tubuh selain bisa menyebabkan seseorang terkena penyakit pola hidup yang tidak sehat bisa membuat hari tua anda menjadi buruk. Penyakit diabetes memang bisa disebabkan dari faktor keturunan tetapi saat ini faktor keturunan bisa dirubah atau di cegah bila anda melakukan pola hidup yang sehat, dan paling banyak orang yang terkena penyakit diabetes parah adalah orang-orang yang masa mudanya tidak menjalankan hidup dengan sehat dan mengabaikan kesehatan tubuhnya.

Penyakit diabetes sangat berisiko tinggi pada serangan stroke dan banyak penderita penyakit diabetes parah akhirnya menyerah dan meninggal di usia yang masih muda, jika anda tidak ingin mengalami nasib yang sama seperti itu maka anda harus mencegah penyakit diabetes mulai saat ini pencegahan sejak dini akan menghasilkan sesuatu dimasa yang akan datang dan pencegahan akan lebih baik untuk dilakukan daripada harus melakukan pengobatan yang bisa mengeluarkan banyak biaya, banyak penderita penyakit diabetes parah yang sudah melakukan pengobatan di banyak tempat dan mengeluarkan banyak biaya untuk pengobatan tetapi belum bisa sembuh dengan total, penyakit diabetes parah membutuhkan pengobatan yang benar-benar tepat dan rutin untuk mengatasinya. Penyakit diabetes kering dan basah mempunyai gejala atau ciri-ciri yang hampir sama dan penderita penyakit diabetes parah harus melakukan beberapa pantangan dalam hal mengkomsumsi makanan sehari-hari karena bila penderita tidak melakukan pantangan makanan maka kadar gula darah di tubuhnya akan semakin tinggi dan bisa mengakibatkan hak yang buruk pada penderitanya, jadi penderita diabetes harus mengkomsumsi makanan yang bisa menurunkan kadar gula darah di dalam tubuhnya dan harus mengontrol kadar gula yang masuk kedalam tubuh.

Penyakit Diabetes Parah

Penyakit Diabetes Parah

Beberapa Gejala Atau Ciri-Ciri Penyakit Diabetes Parah :

  1. Pada tahap awal penderita akan sering mengalami mati rasa atau kesemutan pada sebagian tubuhnya seperti pada kaki, tangan dan jari-jarinya.
  2. Penderita sering merasa haus dan akan lebih sering minum.
  3. Mengalami penurunan berat badan yang drastis atau cepat (diabetes kering).
  4. Penderita bisa mengalami nafsu makan yang bertambah dari biasanya.
  5. Mengalami gangguan mata seperti pandangan mata menjadi rabun dan tidak jelas.
  6. Mengalami masalah kulit seperti gatal, iritasi dan kulit kering.
  7. Mengalami gangguan pada gusi seperti gusi merah dan menjadi bengkak.
  8. Sering buang air kecil terutama di malam hari.
  9. Sering merasa lelah dan cape.
  10. Bila mengalami sebuah luka di tubuh maka luka tersebut akan sulit kering dan sembuh (diabetes basah).
  11. Sering mengalami infeksi jamur akibat penurunan daya tahan tubuh.
  12. Sering merasa mengantuk dan menguap.

Gejala diatas merupakan gejala yang umum dan sudah biasa dialami oleh penderita penyakit diabetes parah untuk itu bila anda mengalami gejala diabetes pada tahap awal sebaiknya anda melakukan cek gula darah agar mengetahui kadar gula darah yang anda miliki, dan bila kadar gula darah sangat tinggi anda segera mencari cara untuk menurunkan kadar gula darah tersebut. Rata-rata penderita penyakit diabetes adalah orang-orang yang mempunyai kelebihan berat badan dan untuk menurunkan kadar gula darah anda harus melakukan diet karena hanya dengan diet sehat dan mendapatkan berat badan yang ideal anda bisa mencegah resiko terkena penyakit diabetes parah.

Tips Atau Cara Mencegah Penyakit Diabetes :

  • Hindari minuman yang beralkohol dan bersoda.
  • Hindari segala jenis makanan siap saji karena makanan siap saji mengandung banyak pengawet.
  • Jangan malas untuk bergerak usahakan untuk selalu bergerak agar tubuh bisa membakar kalori dan anda bisa lakukan olahraga kecil setiap harinya dengan bersepeda keliling perumahan atau lainnya.
  • Hindari makanan dan minuman yang mengandung banyak pemanis buatan.
  • Komsumsi makanan yang mengandung biji-bijian dan sayuran yang sehat dan kurangi makanan yang berlemak tinggi.
  • Ganti beras putih dengan beras merah atau gandum.
  • Hindari rokok dan stres yang berlebihan.
  • Kontrol berat badan anda dan lakukan cek gula darah dengan rutin minimal sebulan sekali.

Demikian yang dapat saya jelaskan tentang penyakit diabetes parah, gejala diabetes sampai dengan pencegahan penyakit tersebut. Semoga informasi yang saya berikan bisa membantu anda dalam mencegah penyakit diabetes di usia muda.

Posted in Penyakit Diabetes | Tagged , , , , | Leave a comment

Penyakit Diabetes Basah

Penyakit Diabetes Basah – Oke teman-teman semua pada artikel saya yang satu ini saya akan membahas tentang penyakit diabetes basah dan diabetes kering, pastinya bagi anda semua penyakit diabetes merupakan penyakit yang sudah biasa dialami oleh penduduk indonesia. Penyakit diabetes basah dan kering merupakan jenis penyakit yang disebabkan oleh pola makanan, jika seseorang melakukan pola makanan yang tidak sehat dia bisa terkena penyakit diabetes basah atau kering.

Sebenarnya penyakit diabetes dibedakan menjadi dua tipe, tipe pertama penderita diabetes tidak bisa memproduksi insulin didalam tubuhnya sehingga bagi penderita diabetes tipe pertama biasanya pasien harus disuntik insulin dan untuk penyakit diabetes tipe pertama banyak dialami oleh anak remaja yang masih muda, sedangkan untuk diabetes tipe kedua penderita tidak perlu disuntik insulin setiap harinya tatapi untuk diabetes tipe kedua biasanya jika mengalami luka akan susah untuk sembuhnya dan penyakit diabetes kedua ini banyak dialami oleh orang-orang yang sudah lanjut usia. Tetapi kebanyakan dari masyarakat senang menyebutnya dengan penyakit diabetes basah dan kering.

Penyakit Diabetes Basah Dan Kering

Penyakit Diabetes Basah Dan Kering

Beberapa Penyebab Penyakit Diabetes Basah Dan Kering :

  1. Tidak Pernah Olahraga. Orang yang malas untuk berolahraga pastinya lebih beresiko terkena penyakit diabetes, karena tubuh yang tidak sering gerak pastinya tidak akan sehat.
  2. Faktor keturunan. Bagi orang tua yang mengalami penyakit diabetes basah maupun diabetes kering biasanya akan menurunkan pada anaknya, jadi jika orang tua anda menderita penyakit diabetes sebaiknya anda mulai berhati-hati karena penyakit ini bisa beresiko terkena anda juga.
  3. Pola makan tidak sehat. Bagi orang-orang yang sering mengkomsumsi makanan yang tidak sehat akan beresiko terkena penyakit diabtetes, apalagi jika mengkomsumsi makanan yang mengandung banyak pemanis buatan secara otomatif kadar gula didalam darah akan menjadi meningkat melebihi batas normalnya.
  4. Obesitas. Kebanyakan dari orang yang menderita penyakit diabetes basah dan kering adalah orang-orang yang mempunyai berat badan melebihi normalnya atau obesitas.

Beberapa penyebab penyakit diabetes basah dan kering diatas sebaiknya anda hindari, karena jika anda sudah terkena penyakit ini akan sulit untuk melakukan penyembuhannya. setelah saya memberitahu apa saja yang menjadi penyebab seseorang terkena penyakit diabetes atau gula darah saya akan memberitahu anda apa saja gejela-gejala yang sering dialami oleh penderita diabetes basah dan kering.

Macam-Macam Gejala Penyakit Diabetes Basah Dan Kering :

Penglihatan Akan Menjadi Tidak Jelas

Untuk penderita penyakit diabetes basah dan kering biasanya akan mengalami gejala seperti pandangan matwa akan menjadi kabur atau tidak jelas, itu bisa disebabkan karena kadar glukosa meningkat dan naik sehingga mengakibatkan pembulu darah menjadi rusak sehingga cairan yang masuk kedalam mata menjadi terbatas dan berkurang dan mengakibatkan pandangan mata menjadi kabur atau tidak jelas.

Kelelahan

Bagi penderita diabetes pastinya akan sering merasa kelelahan jika melakukan berbagai aktivitas.

Sering Merasa Haus

Gejala penyakit diabetes yang lainnya adalah dehidrasi untuk pendertia diabetes akan sering merasa kehausan atau dehidrasi, dan karena sering merasa haus dan akan minum sebanyak-banyaknya biasanya penderita juga akan sering buang air kecil.

Infeksi Jamur

Penderita diabetes akan mengalami masalah dalam sistem kekebalan tubuh, biasanya sistem kekebalan tubuhnya akan menjadi berkurang sehingga penderita penyakit diabetes akan mudah mengalami infeksi jamur yang lainnya.

Luka Susah Sembuh

Untuk gejala penyakit diabetes basah biasanya jika mengalami luka dibagian tubuhnya luka tersebut akan susah untuk mengering dan sembuh bahkan luka tersebut bisa menyebar kemana-mana, sedangkan untuk diabetes kering biasanya penderita akan mengalami penurunan berat badan yang drastis.

Masalah Gusi

Untuk gejala yang lainnya adalah masalah gangguan pada gusi, penderita diabetes akan rentan dengan kerusakan gusi. Biasanya penderita akan mengalami pembengkakan pada gusinya dan iritasi gusi.

Cara Mencegah Penyakit Diabetes Basah Dan kering Adalah :

  1. Melakukan pola makan yang sehat
  2. Melakukan olahraga secara teratur
  3. Kurangi mengkomsumsi makanan yang mengandung pemanis buatan
  4. Kurangi kadar gula yang masuk kedalam tubuh
  5. Sering melakukan cek gula darah

Beberapa cara mencegah penyakit diabetes basah dan kering bisa anda terapkan didalam kehidupan anda sehari-hari, jika anda tidak ingin terkena penyakit tersebut anda harus melakukan pola hidup yang sehat dan juga melakukan olahraga secara teratur. Jangan biarkan penyakit diabetes menyerang tubuh anda dan menjadikan anda lemah karena penyakit ini, mulailah gaya hidup yang sehat dan cintai diri anda sendiri agar anda bisa sehat sampai usia tua nanti.
Nah, sekarang anda sudah mengetahui apa saja penyebab orang terkena diabetes, gejala diabetes dan cara mencegah diabetes. Semoga informasi yang saya berikan bisa bermanfaat untuk anda semua guys dan jangan lupa untuk selalu menjaga kesehatan tubuh anda.

Posted in Penyakit Diabetes | Tagged , , , , | Leave a comment

Retinopati Diabetika

Retinopati Diabetik adalah penyakit diabetes mellitus ( kencing manis ) dapat menyebabkan kebutaan.Diabetes mellitus adalah penyakit yang menyebabkan gangguan penggunaan dan penyimpanan zat gula oleh tubuh. Penyakit diabetes mellitus yang tidak terkontrol akan mengalami kadar gula darah tinggi, rasa haus berlebihan, dan keinginan buang air kecil terus (banyak minum dan banyak kencing). Diabetes mellitus juga dapat menyebabkan kerusakan pada pembuluh darah tubuh.

diabetes mellitus

diabetes mellitus

Efek diabetes mellitus tersebut di atas bisa menyebabkan gangguan dan penglihatan penderita akibat katarak, glaukoma, dan yang paling penting adalah kerusakan pembuluh darah dalam mata.

Retinopati diabetika adalah komplikasi diabetes mellitus yang disebabkan oleh perubahan – perubahan pembuluh darah didalam mata. Retina adalah lapisan syaraf yang peka terhadap cahaya melapisi mata bagian dalam.

Cahaya dan bayangan yang difokuskan pada retina oleh lensa mata akan diteruskan ke otak. Fungsi retina disini dibandingkan dengan film di dalam kamera.

Pembuluh darah retina yang rusak akibat penyakit diabetes mellitus bisa mengalami kebocoran yang menyebabkan pembengkakan retina. Pada keadaan lebih lanjut, bisa terjadi pendarahan dan pertumbuhan jaringan ikat di dalam bola mata. Perubuhan pada retina akibat kerusakan pembuluh darah ini menyebabkan kebutaan. Insiden kebutaan pada penderita diabetes mellitus adalah 25 kali lebih tinggi dari populasi normal.

Makin lama seseorang menderita diabetes mellitus, semakin tinggi kemungkinan ia akan menderita retinopati diabetika. Sekitar 80% orang yang sudah mempuyai penyakit diabetes mellitus selama 15 tahun akan terserang oleh retinopati diabetika.

Diagnosis Retinopati Diabetika

Penanganan cepat dan tepat merupakan kunci penyelamatan penglihatan pada retinopati diabetika. Oleh karena itu penting sekali untuk mendeteksi penyakit ini sedini mungkin.

Seringkali retinopati diabetika tidak memberikan gejala apapun, sehingga untuk melakukan deteksi dini, penyakit diabetes perlu melakukan pemeriksaan mata berkala kepada dokter mata. Setelah meneteskan obat untuk melebarkan pupil, dokter mata akan memeriksa bagian dalam mata dengan alat yang disebut oftalmoskop. Ada kalanya pasien dianjurkan menjalani pemeriksaan dengan fluoerescein angiografi, adalah foto khusus yang dilakukan setelah penyuntikan zat warna ke dalam pembuluh darah lengan. Zat warna tersebut (fluoerescein ) akan menunjukkan titik-titik kebocoran retina pada foto yang dibuat.

Penanganan Retinopati Diabetika

Penanganan retinopati diabetika ditentukan oleh beberapa faktor, antara lain :

  1. Umur penderita
  2. Riwayat penyakit
  3. Pola hidup
  4. Kerusakan retina

Retinopati yang ditemukan pada stadium awal, sering kali tidak memerlukan terapi tetapi cukup dengan pengawasan secara berkala. Pengobatan dianjurkan untuk menghentikan proses kerusakan retina dan bila mungkin memperbaiki tajam penglihatan.

Sinar Laser

Sinar laser bermanfaat untuk mengobati retinopati diabetika. Sinar laser adalah senar berkekuatan tinggi yang difokuskan pada retina yang rusak. Beberapa tembakan halus sinar leser dapat menutup kebocoran pembuluh darah sekitar makula mengurangi edema makula. Pada retinopati diabetika proliferetif dengan neovaskularasasi, diperlukan tembakan laser secara luas dengan intensitas dan jumlah tembakan yang tinggi untuk mencapai jumlah tembakan yang cukup ( anatara 2000-4000 tembakan ) kadang diperlukan terapi laser beberapa kali.

Efek samping terapi laser dalam jumlah besar antara lain :

  1. Rasa sakit dan mual.
  2. Silau, penurunan tajam penglihatan.
  3. Penyempitan lapangan pandang dan kesulitan melihat pada malam hari

Umumnya efek samping ini akan berkurang setelah beberapa waktu. Laser tetap merupakan pengobatan retinopati diabetika yang terbaik, walaupun efek sampingnya kadang cukup mengganggu. Retinopati diabetika proliferetif yang tidak ditangani dengan laser hampir selalu akan berakhir dengan kehilangan tajam penglihatan yang berat. Pada kasus retinopati diabetika proliferetif dengan perdarahan vitreus, sinar laser mungkin tidak tembus, dalam keadaan demikian kryoterapi dilakukan untuk mengatasi neovaskularasasi tersebut.

Dengan adanya kemajuan dalam diagnosis dan terapi retinopati diabetika, angka kebutaan atau penurunan tajam penglihatan berat telah menurun banyak dibanding masa lampau.

Jenis Retinopatika Diabetika

Jenis Retinopatika Diabetika yang paling awal. Pembuluh darah kecil di dalam retina mengalami kebocoran yang menyebabkan pembengkakan retina dan penimbunan zat lemak. Biasanya pada jenis awal ini belum terjadi gangguan penglihatan, kecuali retina yang bengkak adalah “makula” yaitu bagian retina yang digunakan untuk membaca. Makula bengkak disebut “ macular edema “

Retinopatika Diabetika merupakan peringatan tentang kemungkinan terjadinya retinopati diabetika yang lebih buruk.

Retinopati diabetika proliferetif, adalah jenis retinopati diabetika yang lebih buruk.

Pada retinopati jenis ini, terjadi pertumbuhan pembuluh darah abnormal pada permukaan retina. Pertumbuhan pembuluh darah abnormal ini disebut neovaskularasasi pembuluh darah abnormal ini halus dan rapuh sehingga mudah pecah dan berdarah.

Vitreus atau badan kaca adalah bahan jernih berbentuk seperti agar – agar yang mengisi rongga bola mata. Perdarahan vitreus akibat pecahnya pembuluh darah abnormal (neovaskularasasi ) menyebabkan penurunan tajam penglihatan karena darah pada vitreus menghalangi masuknya sinar ke dalam bola mata.

Pembuluh darah abnormal (neovaskularasasi) dapat merangsang tumbuhnya jaringan ikat yang dapat menarik retina sampai terlepas dari dinding bola mata, yang disebut dengan ablasio retina. Jika dibiarkan saja ablasio retina ini akan menyebabkan kebutaan.

Neovaskularasasi dapat sampai ke pupil dan akan menyebabkan terjadinya glaukoma, akibat peningkatan tekanan bola mata.

Retinopati diabetika tipe proliferetif merupakan bentuk retinopati diabetika paling buruk. Jenis retinopati ini di derita oleh kurang lebih 20% penderita diabetes dan dapat menyebabkan kebutaan permanen.

Gejala Retinopati Diabetika

Pada tahap awal retinopati diabetika, umumnya tidak ada gangguan penglihatan kecuali bila sudah terjadi edema makula. Stadium awal retinopati diabetika ini hanya dapat ditemukan dengan pemeriksaan retina oleh dokter mata.

Pada retinopati diabetika tipe proliferetif, penderita akan mengeluh penglihatan kabur, bayangan bintik-bintik atau serat seperti sarang laba-laba, atau penglihatan menjadi perdarahan di dalam bola mata. Walaupun tidak menimbulkan rasa sakit, retinopati diabetika proliferetif sangat berbahaya oleh dokter mata. Kehamilan, tekanan darah tinggi, dan merokok dapat memperburuk retinopati diabetika.

Vitrektomi

Pada kasus retinopati diabetika proliferetif lanjut, vitrektomi mungkin dianjurkan oleh dokter mata. Vitrektomi adalah tindakan bedah mikro yang dikerjakan dengan bius umum dikamar operasi, dalam hal ini vitreus yang penuh darah akan dikeluarkandan diganti dengan cairan jernih. Sekitar 70% penderita yang menjalani operasi vitrektomi akan mengalami perbaikan penglihatan. Harapan perbaikan penglihatan setelah operasi vitrektomi lebih besar pada kasus yang pernah menjalani laser, dan pada kasus dengan makula masih melekat.

Pada kasus dengan makula sudah terlepas, umumnya tajam penglihatan setalah vitrektomi tidak akan lebih baik dari menghitung jari pada jarak antara 1 dan 3 meter. Pada sekitar 20% kasus yang belum pernah menjalani laser, tindakan vitrektomi akan menghasilkan komplikasi yang justru akan memperbentuk tajam penglihatan. Nyata bahwa terapi laser yang cukup awal sangat berperan dalam menyelamatkan penglihatan bagi penyakit diabetes atau penderita retinopati diabetika

Peranan penderita

Keberhasilan penanganan retinopati diabetika juga tergantung kepada perhatian penderita terhadap diet dan obat-obatan. Penting bagi yang mempunyai penyakit diabetes untuk menjaga kadar gula darah, mengawasi tekanan darah dan tidak merokok.

Ohlaraga umunya tidak merupakan masalah bagi penderita retinopati diabetika awal. Kadang kala penderita akan diminta untuk mengurangi gerakan yang mungkin akan menyebabkan perdarahan.

Penglihatan penderita diabetes umumnya bisa diselamatkan:

  1. Retinopati diabetika tidak selaku memberikan gejala
  2. Deteksi sini retinopati diabetika adalah cara terbaik untuk mencegah kehilangan penglihatan
  3. Penderita diabetes harus memeriksa retinanya minimal sekali dalam setahun, setelah di temukan adanya retinopati diabetika, frekuensi pemeriksaan sebaiknya lebih sering.
  4. Dengan pengawasan yang seksama, dokter mata dapat memulai pengobatan sebelum terjadi kehilangan penglihatan. Tarapi laser dan operasi sangat efektif pada pengobatan retinopati diabetika.

 

 

Posted in Uncategorized | Leave a comment

Diabetes Pada Masa Kehamilan

Diabetes masa kehamilan adalah jenis diabetes yang terjadi pada wanita yang sebelumnya tidak mepunyai penyakit diabetes. Terjadinya pada minggu ke 24 sampai 28 pada masa kehamilan. Walaupun diabetes pada masa kehamilan termaksud salah satu faktor resiko terkena diabetes tipe 2, kondisi ini adalah kondisi sementara dimana kadar gula darah akan kembali normal setelah melahirkan.

Untuk mencegah terjadinya diabetes tipe 2 dikemudian hari, wanita yang mempunyai penyakit diabetes masa kehamilan perlu untuk menjaga berat badan dan rutin melakukan tes gula darah.

diabetes pada masa kehamilan

diabetes pada masa kehamilan

Apa yang menjadi penyebab diabetes masa kehamilan?

Penyakit diabetes adalah sebuah kondisi yang ditandai dengan tingginya kadar gula darah. Normalnya, kadar gula dikontrol oleh insulin, sebuah hormon yang dihasilkan pankreas. Pada masa kehamilan, plasenta menghasilkan hormon yang berguna untuk perkembangan bayi, hanya saja hormon ini juga dapat menyumbat fungsi insulin ibu, dan menyebabkan terjadinya kondisi ketahanan terhadap insulin kondisi dimana insulin tidak sensitif lagi terhadap sel tubuh. Akibat adanya resistensi insulin ini, produksi ibu akan meningkat tetapi tidak dapat menurunkan kadar gula darah.

Penyakit diabetes yang terjadi pada masa kehamilan ini tidak hanya membahanyakan ibu tetapi juga berbahaya bagi bayi yang dikandungnya.

Siapa saja yang berpotensi menderita diabetes masa kehamilan?

Resiko terkena diabetes masa kehamilan lebih besar bagi wanita yang memiliki faktor-faktor resiko dibawah ini:

  • Usia diatas 25 tahun
  • Memiliki riwayat kesehatan keluarga dengan diabetes
  • Kondisi pre-diabetes atau pernah menderita diabetes masa kehamilan sebelumnya
  • Ras tertentu, misalnya kepulauan pasifik, asia, sampai sub kontinen india
  • Riwayat pernah melahirkan bayi besar
  • Berat badan nambah atau obesitas akibat hamil

Akibat dari diabetes masa kehamilan

Untuk bayi – jika tidak dikontrol, kadar gula darah ibu yang tinggi akan menerobos plasenta sehingga kadar gula darah bayi akan meninggi. Akibatnya tubuh bayi akan menghasilkan lebih banyak insulin untuk mengkompensasi keadaan tersebut.

Semakin banyak insulin dan gula darah yang diubah menjadi energi dalam tubuh bayi akan dideposit sebagai jaringan lemak. Hal ini akan menyebabkan bayi kelebihan berat badan atau terlahir besar ( makrosomia ).

Makrosomia dapat memberikan komplikasi pada saat melahirkan, selain itu pada waktu anak – anak nanti bayi kehamilan cenderung obesitas dan lebih beresiko untuk berkembang menjadi diabetes tipe 2 pada waktu dewasa.

Untuk ibu – komplikasi dari diabetes masa kehamilan berupa : kadar gula darah yang tinggi, pre-eklampsia, pendarahan rahim dan kelahiran prematur.

Bagimana diabetes masa kehamilan terdiagnosa?

Ibu hamil disarankan untuk melakukan tes gula darah pada saat kehamilan mereka memasuki minggu ke 24 samapi 28. Pada tes ini, kadar gula diukur 1 sampai 2 jam setelah meminum cairan yang mengandung gula. Biasanya kadar gula darah akan kembali normal setelah beberapa jam meminum larutan gula, sementara pada diabetes kadar gula darah akan tetep tinggi.

Setelah melahirkan biasanya kadar gula darah akan normal kembali, akan tetapi ibu yang menderita penyakit diabetes pada masa kehamilan harus tetap dimonitor selama enam sampai delapan minggu sesudah melahirkan.

Penanganan terhadap diabetes masa kehamilan

Tujuan penanganan diabetes pada masa kehamilan adalah untuk mempertahankan kadar gula darah yang nilainya hampir sama dengan individu yang tidak memiliki diabetes.

Hal ini biasanya mencakup perencanaan pola makan, aktivitas fisik, monitoring gula darah secara teratur dan pemberian insulin jika diperlukan. Ibu yang menderita penyakit diabetes pada masa kehamilan wajib melakukan konsultasi dengan dokter, ahli gizi atau perawat yang berkompeten dalam penanganan penyakitnya.

Resiko Diabetes Tipe 2

Para wanitayang mengidap diabetes masa kehamilan, berpotensi menderita penyakit diabetes tipe 2 di kemudian hari biasanya, resiko itu akan bertambah besar, sekitar 50%, setelah 25 tahun dari masa kehamilan.

Anak yang terlahir dari ibu yang menderita diabetes pada masa kehamilan juga berpotensi untuk mengalami obesitas dan menderita diabetes tipe 2 setalah dewasa.

Oleh karena itu, pentingnya dilakukan upaya pencegahan yang mencakup perubahan pola hidup ( pola makan yang sehat, aktivitas fisik teratur, menjaga berat badan ) serta pemeriksaan gula darah secara rutin bagi mereka yang termaksud kedalam kelompok beresiko tinggi tersebut.

Posted in Uncategorized | Leave a comment

Diabetes Tipe 1

Diabetes tipe 1 disebut diabetes tergantung insulin atau diabetes juvenil, yang diderita oleh anak – anak dan remaja. Lebih jarang ditemukan dibandingkan dengan diabetes tipe 2

Penelitian WHO ( Badan Kesehatan Dunia ) menunjukkan pesatnya pertumbuhan penyakit diabetes tipe 1 di dunia. Hanya saja belum jelas apakah pertumbuhan ini dikarenakan cepatnya penyebaran penyakit, atau semakin banyaknya penderita yang telah terdiagnosa.

diabetes tipe 1

diabetes tipe 1

Apakah Diabetes Tipe 1 itu?

Diabetes adalah sebuah kondisi yang ditandai dengan tingginya kadar gula darah. Normalnya, kadar gula darah normal di kontrol oleh insulin, sebuah hormon yang dihasilkan oleh pankreas.

Pada diabetes tipe 1, sel pankreas yang menghasilkan insulin telah dihancurkan oleh sistem kekebalan tubuh sendiri – suatu reaksi yang dikenal dengan reaksi autoimun sehingga tubuh penderita dalam hal ini pankreas sama sekali tidak mengasilkan insulin.

Akibat kadar gula dalam darah meningkat, sel tubuh kekurangan energi sehingga akhirnya terjadi pembakaran lemak dan otot sebagai sumber energi alternatif dengan hasil akhir berupa keton. Adanya keton yang beredar dalam darah akan sangat membahayakan jiwa penderita diabetes 1.

Apakah penyebab Diabetes Tipe 1?

Penyebab diabetes tipe 1 belum diketahui secara pasti. Diperkirakan faktor penyebabnya merupakan kombinasi antara faktor genetik dan lingkungan. Para ahli telah menemukan beberapa jenis gen yang menjadi pemicu diabetes tipe 1. Selain itu faktor lingkungan seperti infeksi virus atau zat kimia bisa memicu rusaknya sel pankreas pada individu yang secara gen beresiko.

Tanda Tanda Diabetes Tipe 1 dan gejala Diabetes Tipe 1

Gejala – gejala dan tanda – tanda timbulnya penyakit diabetes tipe 1 munculnya secara tiba-tiba, misalnya :

  • Sering buang air kecil
  • Sering merasa haus
  • Sering merasa lelah
  • Pandangan kabur
  • Sering terjadi infeksi ( kulit, saluran kemih )
  • Berat badan turun
  • Nyeri perut, mual, muntah – muntah
  • Sesak nafas
  • Kesadaran menurun

Faktor resiko dari Diabetes Tipe 1

penyakit diabetes melitus tipe 1

penyakit diabetes melitus tipe 1

Riwayat kesehatan keluarga dengan diabetes tipe 1

Infeksi virus, gondongan atau campak, bisa menyebabkan reaksi imun dan bisa menghancurkan sel – sel yang memproduksi insulin.

Infeksi virus dalam masa kehamilan bisa meningkatkan resiko anak terkena diabetes tipe 1. Lebih dari 20 persen anak – anak yang terkena infeksi sewaktu berada dalam rahim ( bertular dari infeksi pada ibunya ), akan terkena diabetes tipe 1 dalam 5-20 tahun mendatang.

Sampai saat ini, faktor resiko yang memicu timbulnya diabetes tipe 1 tidak dapat diubah.

Perawatan untuk Diabetes Tipe 1

Perlu diberikan suntikan insulin tiap hari karena tubuh tidak bisa menghasilkan insulin. Pengaturan pola makan dan aktivitas fisik juga sangat penting guna membantu mengatur kadar gula darah.

Penderita diabetes harus menyeimbangkan jumlah insulin dengan makanan yang dimakan, agar kadar gula darah tetap berada pada batas normal. Tujuan penanganan diabetes tipe 1 adalah untuk mempertahankan kadar gula darah mendekati nilai normal, mengurangi atau setidaknya memperlambat timbulnya komplikasi serta mendeteksi sedini mungkin komplikasi yang terjadi

Karena perderita diabetes tipe 1 harus menggunakan insulin secara intensif maka pemantauan kadar gula darah secara rutin sangat diperlukan guna mencegah terjadinya hipoglikemi

Komplikasi Diabetes Tipe 1

Komplikasi yang paling sering ditemukan pada Diabetes Tipe 1 misalnya :

Retinopathy : kerusakan pembuluh darah mata, biasanya terjadi pada penderita diabetes tipe 1 dengan riwayat penyakit lebih dari 15 tahun, sangat jarang ditemukan pada penderita sebelum usia pubertas.

Nefropaty : kerusakan ginjal terjadi sekitar 20-30% pada penderita diabetes tipe 1 yang memiliki riwayat sekitar 15-25 tahun. Nefropaty jika tidak ditangani dengan baik dapat menyebabkan gagal ginjal dan gangguan jantung.

Gangguan aliran darah dan kerusakan saraf terutama pada kaki, hal ini dapat menyebabkan kaki lebih mudah mengalami cedera serta luka yang sulit sembuh sehingga penderita beresiko tinggi untuk diamputasi.

Penanganan dan pemantauan rutin yang tepat bagi penderita diabetes tipe 1 sangat diperlukan agar mereka dapat hidup layaknya orang normal dan kualitas hidup serta produktivitas penderita diabetes tipe 1 dapat dipertahankan.

Posted in Diabetes Melitus | Tagged , , , , | Leave a comment